Problematika Guru Kelas dalam Mengajarkan Mata Pelajaran yang Bukan Bidang Keahliannya di SDN 101766 Bandar Setia

Authors

  • Anggi Muliyanti Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Annisa Putri Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Elfi Lumongga Situmorang Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Nazwa Humairoh Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Tiani Saulina Manurung Universitas Negeri Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51178/invention.v7i1.3560

Keywords:

Guru Kelas, Kompetensi Profesional, Bidang Keahlian, Pembelajaran, Sekolah Dasar

Abstract

Pendidikan yang berkualitas sangat dipengaruhi oleh kompetensi guru dalam melaksanakan proses pembelajaran. Pada jenjang sekolah dasar, guru kelas memiliki tanggung jawab mengajar berbagai mata pelajaran sehingga sering kali harus mengajar mata pelajaran yang tidak sesuai dengan bidang keahliannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui problematika yang dialami guru kelas dalam mengajar mata pelajaran yang bukan bidang keahliannya di SDN 101766 Bandar Setia, faktor penyebabnya, dampaknya terhadap proses pembelajaran, serta upaya yang dilakukan untuk mengatasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian guru kelas yang mengajar mata pelajaran di luar bidang keahliannya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mengalami kesulitan dalam memahami materi secara mendalam, menentukan metode pembelajaran yang tepat, menjawab pertanyaan kritis siswa, serta mengalami penurunan rasa percaya diri saat mengajar. Faktor penyebab utama adalah keterbatasan jumlah guru, ketidaksesuaian latar belakang pendidikan, minimnya pelatihan berkelanjutan, dan kebutuhan sekolah dalam pembagian tugas mengajar. Dampak yang ditimbulkan meliputi kurang optimalnya proses pembelajaran, rendahnya partisipasi siswa, dan pemahaman konsep yang kurang mendalam. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, guru melakukan pembelajaran mandiri, berdiskusi dengan rekan sejawat, memanfaatkan berbagai sumber belajar, serta menggunakan media pembelajaran yang lebih variatif. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi profesional guru melalui pelatihan berkelanjutan dan pemerataan tenaga pendidik sesuai bidang keahlian.

Downloads

Published

2026-06-17

Issue

Section

Articles