Strategi Adaptasi Pembelajaran di Pesantren pada Fase Pemulihan Pasca Bencana Banjir
DOI:
https://doi.org/10.51178/jetl.v8i2.3387Keywords:
Adaptasi Pembelajaran, Pesantren, Pasca Bencana, Manajemen Pendidikan IslamAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses dan strategi adaptasi pembelajaran di pesantren pada fase pemulihan pasca bencana banjir, dengan studi kasus di Pondok Pesantren Al-Qisra Lubuk Sidup, Aceh Tamiang. Bencana banjir tidak hanya berdampak pada kerusakan fisik, tetapi juga mengganggu keberlangsungan proses pendidikan serta kondisi sosial dan psikologis santri. Oleh karena itu, diperlukan kemampuan adaptasi yang efektif dalam mengelola kembali pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan secara interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adaptasi pembelajaran berlangsung secara bertahap dan dinamis, melalui penyesuaian ruang belajar, fleksibilitas jadwal, serta penggunaan metode pembelajaran yang kontekstual. Strategi manajemen yang diterapkan meliputi optimalisasi sumber daya, penyesuaian kurikulum, dan penguatan koordinasi internal. Selain itu, santri dan ustadz memaknai pengalaman pasca banjir sebagai ujian spiritual yang memperkuat solidaritas dan kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa adaptasi pembelajaran di pesantren pasca bencana merupakan proses multidimensional yang melibatkan interaksi antara faktor struktural, kultural, dan spiritual. Temuan ini memperkaya kajian manajemen pendidikan Islam dengan mengintegrasikan perspektif manajemen bencana dan teori adaptasi, serta memberikan implikasi praktis bagi pengelola pesantren dalam merancang strategi pemulihan pembelajaran yang adaptif dan berkelanjutan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ahmad Zaki, Lia Ariska Ritonga

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

