Islamisasi Suku Togutil Melalui Pendekatan Sosial, Kultural, dan Pendidikan: Studi Kasus Lembaga Pendidikan Hidayatullah Pesantren Rimba di Halmahera Timur
DOI:
https://doi.org/10.51178/ce.v6i3.3013Keywords:
Islamisasi, Suku Togutil, Pendekatan Sosial, Pendekatan Kultural, Pendidikan IslamAbstract
Penelitian ini menganalisis penerapan teori studi Islam kontemporer melalui pendekatan sosial, kultural, dan pendidikan dalam proses Islamisasi masyarakat adat Suku Togutil di Halmahera Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di Lembaga Pendidikan Hidayatullah Pesantren Rimba, Desa Wasileo, Kecamatan Maba Utara. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi selama 10 bulan kerja lapangan, yang didahului observasi pendahuluan pada bulan Desember 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan sosial diwujudkan melalui penguatan solidaritas komunitas dan program pemberdayaan ekonomi yang membangun kepercayaan antara dai dan masyarakat. Pendekatan kultural dilakukan melalui akulturasi nilai-nilai Islam dengan tradisi lokal, sehingga Islamisasi berlangsung tanpa menegasikan identitas adat. Adapun pendekatan pendidikan diimplementasikan melalui kurikulum kontekstual berbasis kehidupan hutan dan pembiasaan ibadah dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi ketiga pendekatan tersebut menghasilkan model Islamisasi yang partisipatif, berkelanjutan, dan relevan bagi masyarakat adat. Temuan ini memperkaya teori studi Islam kontemporer dan memberikan implikasi praktis bagi pengembangan pendidikan Islam berbasis kearifan lokal di komunitas adat terpencil.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nurhadi, Sri Minarti, Zaenurrosyid

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.













