Upaya Meningkatkan Kemampuan Kognitif Siswa Melalui Metode Resitasi Dan Simulasi Di Kelas VIII MTs Yaspen Muslim Langkat

Authors

  • Usmaidar Usmaidar STAI Jam’iyah Mahmudiyah Tanjung Pura Langkat, Indonesia
  • Hilwa Salsa Sabila STAI Jam’iyah Mahmudiyah Tanjung Pura Langkat, Indonesia
  • As’ad Badar STAI Jam’iyah Mahmudiyah Tanjung Pura Langkat, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51178/ce.v3i1.450

Keywords:

Kemampuan Siswa, Metode Resitasi, Metode Simulasi

Abstract

Problematika kemampuan kognitif siswa melalui proses pembelajaran Fiqih dikelas masih menggunakan metode klasik, dimana pembelajaran terpusat pada Guru, sehingga pembelajaran di sekolah MTs Yaspen Muslim pada mata pelajaran Fiqih bersifat satu arah.  Lebih  terpusat pada guru sehingga siswa menjadi pasif. Adapun tujuan dilaksanakan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana metode resitasi dan simulasi dalam meningkatkan kemampuan kognitif pada mata pelajaran Fikih siswa kelas VIII MTs Yaspen Muslim. Jenis penelitian ini dilakukan dalam bentuk penelitian Tindak Kelas (PTK). Sesuai jenis penelitian yang dipilih yaitu penelitian tindakan kelas maka penelitian ini menggunakan model penelitian tindakan dalam bentuk spiral dan siklus yang satu ke siklus yang berikutnya. Hasil dari penelitian ini bahwa metode resitasi dan simulasi dapat meningatkan  kemampuan kognitif  siswa pada mata pelajaran Fiqih materi jual beli kelas VIII MTs Yaspen Muslim, Adapun peningkatannya adalah saat tes awal nilai rata-rata 43,75% , Setelah dilakukan tindakan penerapan Metode Resitasi Dan Simulasi nilai rata-rata meningkat 12,97% dari nilai awal menjadi 56,72% pada Siklus I. Setelah dilakukan perbaikan pada Siklus II nilai rata-rata kelas meningkat 32,12% dari Siklus I menjadi 88,84% pada Siklus II.

Downloads

Published

2022-04-04

How to Cite

Usmaidar, U., Sabila, H. S., & Badar, A. (2022). Upaya Meningkatkan Kemampuan Kognitif Siswa Melalui Metode Resitasi Dan Simulasi Di Kelas VIII MTs Yaspen Muslim Langkat. Continuous Education: Journal of Science and Research, 3(1), 16-26. https://doi.org/10.51178/ce.v3i1.450