Psikoedukasi Islami Bagi Orangtua dalam Meningkatkan Kemandirian Belajar Anak di Era Digital
DOI:
https://doi.org/10.51178/ce.v6i2.2799Keywords:
Psikoedukasi, Islami, Era DigitalAbstract
Era digital membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk pada pola belajar anak yang kini semakin bergantung pada teknologi informasi. Kondisi ini menuntut peran aktif orang tua sebagai pendidik utama di rumah untuk membimbing anak-anak dalam memanfaatkan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran psikoedukasi Islami bagi orang tua dalam meningkatkan kemandirian belajar anak di era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan menelaah literatur berupa Al-Qur’an, hadis, buku, dan jurnal ilmiah terkait pendidikan Islam, psikoedukasi, serta perkembangan anak. Hasil kajian menunjukkan bahwa psikoedukasi Islami, sebagai pendekatan yang mengintegrasikan prinsip-prinsip psikologi dengan nilai-nilai Islam, mampu membantu orang tua memahami dan melaksanakan perannya dalam mendampingi anak menghadapi tantangan teknologi. Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada pengawasan penggunaan teknologi, tetapi juga menekankan pembinaan spiritual, penguatan karakter Islami, serta pengembangan motivasi belajar anak. Dengan pendampingan yang tepat, orang tua dapat menumbuhkan kemandirian belajar, meningkatkan resiliensi, dan membangun pola pikir yang adaptif pada anak. Penelitian ini menegaskan bahwa psikoedukasi Islami merupakan solusi strategis untuk mencetak generasi yang cerdas, mandiri, dan berakhlak mulia di tengah kompleksitas era digital. Implikasi praktis dari penelitian ini mendorong orang tua untuk meningkatkan literasi digital, memperkuat komunikasi efektif dengan anak, dan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif di rumah.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Muhammad Akbar Mukti, Lahmuddin Lubis, Thea Fitri Astarani, Win Arajasa, Siti Aisyah Br Sipayung

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.