Bimbingan Komunikasi Publik Untuk Disabilitas Dalam Pencegahan dan Penanganan Pandemi Covid-19 di Desa Hutatonga, Kabupaten Mandailing Natal

Authors

  • Ahmad Salman Farid, Muhammad Ardiansyah, Rita Defriza, Muhlisah Lubis Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51178/cok.v2i2.987

Keywords:

Komunikasi Publik, Disabilitas, Covid-19

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membimbing disabilitas dalam pencegahan dan penanganan pasca pandemi Covid-19 yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal. Dengan menggunakan metode library research yang mengacu pada sumber daya yang tersedia secara online, Pengabdian Masyarakat ini memberikan perspektif teoritis mengenai strategi komunikasi publik untuk Disabilitas yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal dalam pencegahan dan penanganan COVID-19. Berdasarkan hasil pengabdian ini, dapat diuraikan beberapa point. Pertama, belum adanya keseragaman pemahaman tentang karakteristik wabah COVID-19 antara pemerintah pusat dan daerah sehingga menimbulkan kerancuan informasi bagi Disabilitas. Kedua, sosialisasi tidak dilakukan secara efektif, hal ini terlihat pada kurangnya pengetahuan mereka tentang wabah ini, yang berpotensi menimbulkan konflik horizontal. Ketiga, meskipun pemerintah telah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), namun masih ada yang melakukan aktifitas dengan alasan harus memenuhi kebutuhan sehari-hari karena diragukan kompensasi yang dijanjikan pemerintah menjamin kebutuhan sehari-hari dapat terpenuhi.

Downloads

Published

2022-12-18

Issue

Section

Articles