Analisis Biaya Produksi Usahatani Padi Sawah (Oryza Sativa) Dan Pemasaran Terhadap Pendapatan Petani

(Studi Kasus : Petani Padi Sawah Desa Ujung Labuhan Kecamatan Namorambe Kabupaten Deli Serdang)

Authors

  • Rizka Fadila Sirait, Nomi Noviani Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah, Medan

DOI:

https://doi.org/10.51178/cok.v2i2.740

Keywords:

Biaya Produksi, Usahatani, Pendapatan, Margin Pemasaran

Abstract

Rizka Fadila Sirait, 2018. Analisis Biaya Produksi Usahatani Padi Sawah (Oryza sativa L) dan Pemasaran Terhadap Pendapatan Petani (Studi Kasus : Desa Ujung Labuhan Kecamatan Namorambe Kabupaten Deli Serdang. Dibawah bimbingan Pembimbing Skripsi  oleh Ibu Nomi Novuani, SP, MP, Penguji I Bapak Dian Habibie, SP, MP, MSi dan Penguji II Bapak Sugiar, SP, MP. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh faktor  luas lahan, biaya tenaga kerja, biaya benih, biaya  pupuk dan biaya pestisida terhadap pendapatan usahatani  padi sawah di daerah penelitian. Untuk menganalisis pendapatan yang diperoleh petani padi sawah di daerah penelitian. Untuk menganalisis  usahatani padi sawah layak untuk diusahakan di daerah penelitian. Untuk menganalisis margin pemasaran dan profit margin pada setiap lembaga pemasaran di masing-masing saluran pemasaran beras. Penelitian yang dilakukan ini berjenis penelitian kuantitatif dengan bentuk analisis dan subjek yang dijadikan sumber dalam penelitian ini adalah petani padi sawah. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Metode analisis data menggunakan adalah Analisis Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil regresi linear berganda diperoleh hasil uji t menunjukan luas lahan, biaya benih, biaya pupuk, biaya pestisida dan biaya tenaga kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan petani padi sawah, sedangkan uji F (simultan) menunjukan biaya benih, biaya pupuk, biaya pestisida, dan biaya tenaga kerja berpengaruh secara bersama-sama terhadap pendapatan petani padi msawah sedangkan secara parsial (satu persatu) usahatani padi sawah dengan  faktor produksi  luas lahan  (X1), biaya benih (X2) biaya tenaga kerja (X5), berpengaruh nyata terhadap pendapatan petani padi sawah sedangkan biaya pupuk (X3)  dan biaya pestisida (X4) tidak berpengaruh nyata terhadap pendapatan petani padi sawah. Berdasarkan basil penelitian bahwa Pendapatan keseluruhan petani sampel. Usaha padi sawah di Desa Ujung Labuhan sebesara Rp 618.615.000, dengan total rata-rata penerimaan Rp 21.150.000, sedangkan biaya produksi petani sampel padi sawah sebanyak Rp 121.635.000 dengan rata-rata sebesar Rp 3.475.286. Adapun keuntungan petani sampel usahatani padi sawah rata-rata didaerah penelitian sebesar Rp 17.674.714/musim tanan. Usahatani padi sawah layak untuk diusahakan di daerah penelitian dikarenakan nilai R/C Rasio yang di peroleh lebih besar dari satu (R/C Rasio > 1). Dengan nilai 6,39 > 1, maka dikatakan bahwa usahatani padi sawah layak di usahakan di daerah penelitian. Saluran pemasaran padi sawah di Desa Ujung Labuhan terdapat 1 jenis saluran pemasaran dari petani ke kilang padi dari kilang padi ke pengecer dan dari pengecer ke konsumen.Margin pemasaran diperoleh petani 4.500/kg ke kilang padi dari kilang padi menjual ke pedagang pengecer dengan harga Rp 10.500/kg dan dari pengecer menjual ke konsumen sebesar Rp 11.000/kg. Dengan harga jual padi petani ke pedagang kilang padi dan harga pokok produksi sebesar Rp 4.500/kg, maka keuntungan yang diperoleh kilang padi sebesar Rp 5.820/kg dan keuntunga yang diperoleh pedagang pengecer sebesar Rp.2.500/kg,

 

Downloads

Published

2022-07-16