CBT (Computer Based Test) Dan Pelatihan Pembuatan Soal HOTS (High Order Thinking Skills) Untuk Guru-Guru Sma Negeri 1 Pantai Labu Deli Serdang

Authors

  • Indri Dayana, Fuadaturrahmah, Riski Safitri Akademi Maritim Belawan Medan

DOI:

https://doi.org/10.51178/cok.v2i2.723

Keywords:

Merdeka Belajar, CBT (Computer Based Test), Soal HOTS, Guru-Guru SMA

Abstract

Sebagai Salah satu tugas guru sebagai pendidik professional di merdeka belajar adalah menilai hasil belajar siswa menekankan pada bakat dan minat siswa. Guru harus mampu mengerti tentang CBT (Computer Based Test)  dan membuat soal HOTS (high order thinking skills) dalam menilai siswa menekankan ke bakat dan minat siswa. Perangkat penilaian pembelajaran berupa kisi-kisi penilaian, item butir soal tes berbasis HOTS (high order thinking skills), pedoman peskoran, dan pedoman penilaian. Berdasarkan realita di lapangan dan hasil survey awal di SMA Negeri 1 Pantai Labu, Deli serdang terdapat beberapa permasalahan terkait penilaian pembelajaran tersebut. Adapun permasalahan penilaian pembelajaran antara lain guru hanya fokus terhadap penilaian ranah kognitif saja, kemampuan guru dalam menyusun perangkat penilaian masih rendah, guru belum mampu menyusun item butir soal yang berkualitas, penilaian hanya berfokus pada hasil tanpa mempertimbangkan penilaian proses, dan penilaian yang dilakukan masih mengandung unsur subjektivitas. Berdasarkan hasil survei awal di SMA Negeri 1 Pantai Labu, Deli serdang guru-guru belum mampu menyusun perangkat penilaian pembelajaran dengan tepat. Banyak guru yang masih melakukan penilaian pada ranah kognitif saja dan mengabaikan penilaian afektif dan psikomotorik. Penyusunan item butir soal sebagai instrument penilaian ranah kognitif siswa juga belum tepat. Soal yang disusun guru sebagian besar masih menggunakan soal low order thinking skill (keterampilan berpikir rendah). Atas dasar itu dilakukan Pengabdian kepada Masyarakat dengan tujuan menyusun perangkat penilaian pembelajaran dengan tepat. PkM ini dilaksanakan pada 19 Mei 2022 melalui pelatihan tatap muka. Hasil yang diperoleh yaitu adanya peningkatan pemahaman dan ketrampilan guru terkait menyusun perangkat penilaian pembelajaran dengan tepat. Sebelum adanya pelatihan, rata-rata pemahaman guru tentang CBT (Computer Based Test)  (computer based test)  dan pembuatan soal HOTS (high order thinking skills) memperoleh nilai  60, sedangkan setelah diberi pelatihan menjadi 80. Keterampilan guru dalam membuat menyusun perangkat penilaian pembelajaran juga meningkat dibuktikan dengan produk berupa kisi-kisi penilaian, item butir soal tes berbasis HOTS (high order thinking skills), pedoman peskoran, dan pedoman penilaian yang wajib dibuat oleh peserta pelatihan.

Downloads

Published

2022-07-08