Strategi Pengembangan Ayam Kampung Pedaging Di Kecamatan Dolok Merawan Kabupaten Serdang Bedagai

Authors

  • Muhammad Awaluddin Yusuf, Bambang Hermanto Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah, Medan

DOI:

https://doi.org/10.51178/cok.v2i2.677

Keywords:

Strategi, Pengembangan, Ayam Kampung Pedaging, SWOT

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apa saja yang menjadi faktor internal (kekuatan dan kelemahan) dan faktor eksternal dalam usaha peternak ayam kampung pedaging. Tujuan penelitian ini adalah  untuk mengetahui faktor Internal (kekuatan dan kelemahan) mempengaruhi perkembangan usaha  ternak ayam kampung pedaging di daerah penelitian. Untuk mengetahui faktor Eksternal (peluang dan ancaman) mempengaruhi perkembangan usaha  ternak ayam kampung pedaging di daerah penelitian. Untuk mengetahui alternatif strategi yang sesuai dalam upaya pengembangan usaha  ternak ayam kampung pedaging di daerah penelitian. Penelitian yang dilakukan ini berjenis penelitian kuantitatif dengan bentuk analisis dan subjek yang dijadikan sumber dalam penelitian ini adalah peternak ayam kampung pedaging. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Metode analisis data menggunakan adalah Analisis SWOT dan untuk menyusun alat digunakan faktor–faktor strategi adalah matrik SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal yaitu faktor kekuatan tertinggi yaitu harga jual  ayam kampung tinggi dan faktor kelemahan yaitu lemahnya kesadaran dan usaha meningkatkan hasil produksi. Faktor eksternal yaitu peluang tertinggi yaitu Permintaan Pasar akan Komoditi Ternak Ayam Kampung Pedaging yang Masih Tinggi, sedangkan ancaman tertinggi yaitu Penyakit Ternak yang Dapat Menyerang yang Muncul Pada Saat Musim Penghujan. Skor total rata-rata nilai tertimbang IFE sebesar 5,0 artinya posisi internal pengembangan ayam kampung di Kecamatan Dolok Merawan memiliki posisi yang kuat terhadap kekuatan dan kelemahan yang ada. Posisi ini menunjukkan bahwa kekuatan atau potensi yang dimiliki dapat dapat menutupi atau meminimalkan kelemahan yang ada. Skor ratarata tertimbang EFE sebesar 5,5 yang menunjukkan bahwa peternak merespon dengan baik terhadap peluang dan ancaman yang ada.

Downloads

Published

2022-07-02