Eksistensi dan Pemertahanan Dialek Lokal dalam Komunikasi Masyarakat di Desa Kwala Indah
DOI:
https://doi.org/10.51178/cok.v8i2.3789Keywords:
Bahan Lokal, Bahasa Indonesia Baku, Komunikasi Masyarakat, Identitas Budaya, Desa Kwala IndahAbstract
Dialek lokal merupakan bagian penting dari kekayaan budaya masyarakat yang tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga menjadi penanda identitas dan sarana untuk mempererat hubungan sosial. Seiring dengan perkembangan zaman, tingginya mobilitas penduduk, serta semakin luasnya penggunaan bahasa Indonesia dan bahasa lainnya, keberadaan dialek lokal dalam kehidupan sehari-hari menghadapi berbagai perubahan dan tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan keberadaan dialek lokal dan bentuk-bentuk upaya pemertahanannya dalam interaksi masyarakat Desa Kwala Indah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Penelitian ini diharapkan dapat mengungkap penggunaan dialek lokal dalam komunikasi masyarakat, faktor-faktor yang mendukung keberlangsungannya, serta berbagai upaya yang dilakukan untuk mempertahankan dialek tersebut di tengah perubahan sosial dan perkembangan penggunaan bahasa. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi kontribusi dalam menjaga dan melestarikan bahasa daerah sebagai bagian dari identitas dan warisan budaya masyarakat Desa Kwala Indah.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Andini Ramadhani, Tiara Aulia, Nabillah Ghassani, Mianti Firdayni, Sukiati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









