Penguatan Pemahaman Ideologi Pancasila Bagi Masyarakat Pesisir Di Kota Tanjung Balai Guna Mewujudkan Able Citizenship
DOI:
https://doi.org/10.51178/cok.v6i1.3532Keywords:
Pemahaman Pancasila, Masyarakat Pesisir, Able CitizenshipAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemahaman dan upaya masyarakat pesisir di Kota Tanjung Balai terhadap ideologi Pancasila serta upaya penguatannya guna mewujudkan able citizenship. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode lapangan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman masyarakat pesisir terhadap ideologi Pancasila masih tergolong rendah dan belum merata. Masyarakat pada umumnya hanya memahami Pancasila sebatas hafalan tanpa mampu mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari. Dari segi keterampilan sosial, partisipasi masyarakat dalam kegiatan musyawarah, diskusi, dan kerja sama masih rendah, yang ditandai dengan sikap pasif dan kurangnya keberanian dalam menyampaikan pendapat. Sementara itu, dari aspek karakter, terlihat adanya penurunan nilai-nilai seperti tanggung jawab, toleransi, dan kepedulian sosial, yang menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila belum terinternalisasi secara optimal dalam kehidupan masyarakat. Adapun upaya penguatan pemahaman ideologi Pancasila dilakukan melalui pendekatan yang sederhana, kontekstual, dan menyentuh kehidupan sehari-hari masyarakat, seperti kegiatan gotong royong, pengajian, diskusi santai, serta pemberdayaan pemuda melalui kegiatan edukatif dan partisipatif. Peran tokoh masyarakat, keluarga, dan pemerintah desa menjadi kunci dalam memberikan teladan dan membangun kesadaran kolektif. Dengan upaya yang berkelanjutan, diharapkan masyarakat pesisir mampu memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sehingga terbentuk warga negara yang aktif, peduli, dan bertanggung jawab sebagai wujud dari able citizenship.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 M. Taufiq Hidayah Tanjung, Intan Ramadani, Irma Yanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









