Pemanfaatan Ampas Tahu Melalui Proses Fermentasi Menjadi Tempe Gembus dalam Kegiatan KKN di Kandang Mas RT 14 RW 05 Kota Bengkulu
DOI:
https://doi.org/10.51178/cok.v6i1.3470Keywords:
Ampas Tahu, Fermentasi, Tempe Gembus, UMKM, LingkunganAbstract
Industri pengolahan tahu di Indonesia mengalami perkembangan yang pesat dan berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi, khususnya pada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Namun, peningkatan produksi tahu juga diikuti oleh meningkatnya limbah ampas tahu yang berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Padahal, ampas tahu masih mengandung zat gizi yang dapat dimanfaatkan menjadi produk bernilai tambah. Salah satu upaya pemanfaatannya adalah melalui proses fermentasi menjadi tempe gembus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses fermentasi ampas tahu menjadi tempe gembus serta mengkaji manfaatnya dari aspek ekonomi dan lingkungan. Metode yang digunakan adalah praktik langsung melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kandang Mas RT 14 RW 05, Kota Bengkulu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa fermentasi ampas tahu dengan bantuan kapang Rhizopus mampu menghasilkan tempe gembus yang memiliki nilai gizi, layak konsumsi, serta berpotensi sebagai produk pangan alternatif. Selain itu, pengolahan ini juga dapat meningkatkan nilai ekonomi limbah dan mengurangi dampak pencemaran lingkungan. Dengan demikian, pemanfaatan ampas tahu menjadi tempe gembus dapat menjadi solusi yang efektif dalam pengelolaan limbah sekaligus pemberdayaan masyarakat.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nesha Tiara Amelia, Rahma Salita, Yensi Ermita Syaputri, M. Naufal Al Ghani, Rizky Hariyadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









