Pemberdayaan Usaha Keripik Singkong Sebagai Keterampilan Ekonomi Kreatif pada Usaha Keripik Cinta Mas Hendro di Desa Air Hitam Tanjungpura Langkat
DOI:
https://doi.org/10.51178/cok.v5i2.3331Keywords:
Keripik Singkong, Pemberdayaan Masyarakat, Ekonomi KreatifAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemberdayaan usaha keripik singkong “Keripik Cinta Mas Hendro” mampu menjadi keterampilan ekonomi kreatif yang meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat Desa Air Hitam, Kecamatan Tanjungpura, Kabupaten Langkat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data primer diperoleh dari pelaku usaha dan pekerja yang terlibat langsung, sedangkan data sekunder berasal dari lembaga terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha keripik singkong memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan ekonomi keluarga, dengan pendapatan bersih mencapai sekitar Rp 9.405.000 per bulan. Proses produksi dilakukan secara sederhana namun terstandar, mulai dari pemilihan singkong, pengolahan, pengemasan, hingga pemasaran, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Selain memberi keuntungan finansial, usaha ini juga melatih keterampilan masyarakat dalam hal produksi, manajemen, promosi, dan kerja sama. Keberadaan usaha turut membuka lapangan kerja baru, memberdayakan ibu rumah tangga, melibatkan pemuda desa, serta memberi kepastian pasar bagi petani singkong. Dampak positif lain yang dirasakan adalah tumbuhnya budaya menabung, meningkatnya rasa percaya diri, serta berkembangnya jaringan ekonomi desa. Penelitian ini menegaskan bahwa usaha kecil berbasis potensi lokal dapat menjadi jalan kemandirian ekonomi dan layak dikembangkan sebagai ikon oleh-oleh khas daerah.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Asmawarna Sinaga, Anjur Perkara Alam

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









