Penguatan Literasi Keagamaan dan Kesadaran Lingkungan Berbasis Masjid Melalui Program KKN di Desa Titi Payung, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara

Authors

  • Suhardi IAIDU Asahan, Indonesia
  • Hubban Rangkuti IAIDU Asahan, Indonesia
  • Syawaluddin Damanik IAIDU Asahan, Indonesia
  • Wardah IAIDU Asahan, Indonesia
  • Hasan Basri IAIDU Asahan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51178/cok.v5i2.3168

Keywords:

Literasi Keagamaan, Kesadaran Lingkungan, Pengabdian Kepada Masyarakat

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menekankan integrasi antara pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Desa Titi Payung, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara, memiliki potensi sosial-keagamaan yang kuat, namun masih menghadapi tantangan dalam aspek literasi Al-Qur’an di kalangan remaja serta rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan berbasis keberlanjutan. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keagamaan melalui program Tahsin Al-Qur’an berbasis masjid serta menumbuhkan kesadaran ekologis masyarakat melalui pengelolaan sampah berbasis komunitas. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang dilaksanakan selama 40 hari melalui tahapan pemetaan masalah, perencanaan tindakan, pelaksanaan program, serta refleksi dan evaluasi bersama masyarakat. Program Tahsin dilaksanakan secara rutin menggunakan metode talaqqi bagi remaja masjid, sedangkan program lingkungan difokuskan pada edukasi pengelolaan sampah berbasis konsep Reduce, Reuse, dan Recycle (3R) serta pembentukan bank sampah tingkat dusun yang melibatkan kelompok PKK. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan kualitas bacaan Al-Qur’an remaja masjid dengan tingkat keberhasilan mencapai 85% serta revitalisasi fungsi masjid sebagai pusat pendidikan nonformal. Selain itu, terjadi peningkatan partisipasi masyarakat dalam kegiatan gotong royong lingkungan, terbentuknya unit bank sampah, serta meningkatnya kesadaran ekologis berbasis nilai keislaman. Pengabdian ini juga berkontribusi pada penguatan tata kelola administrasi desa, stabilitas sosial, toleransi antarumat beragama, dan literasi ekonomi syariah. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan integratif berbasis masjid dan partisipasi masyarakat efektif dalam mendorong transformasi sosial dan pembangunan desa berkelanjutan.

Downloads

Published

2026-01-07