Pelatihan Membuat Sarapan Pagi Sehat dan Lomba Membuat Sushi di GKJW Jemaat Manukan
DOI:
https://doi.org/10.51178/cok.v5i2.2995Keywords:
Pelatihan Kuliner, Sarapan Sehat, Literasi Gizi, Bahan Lokal, Pemberdayaan KeluargaAbstract
Sarapan bergizi memiliki peran penting dalam menjaga metabolisme, konsentrasi, dan ketahanan fisik harian, namun sebagian anggota masyarakat masih mengabaikannya karena keterbatasan waktu, rendahnya literasi gizi, dan kurangnya keterampilan memasak. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis jemaat GKJW Manukan dalam menyiapkan menu sarapan sehat berbahan lokal melalui analisis terhadap perubahan pemahaman peserta sebelum dan sesudah intervensi. Program dilaksanakan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif yang mencakup ceramah edukasi gizi, demonstrasi memasak, dan lomba pembuatan sushi kreatif. Sebanyak 25 peserta terlibat dalam kegiatan, dengan pengumpulan data melalui pretest–posttest serta kuesioner evaluasi untuk menilai peningkatan pengetahuan dan respons peserta. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta mengenai pentingnya sarapan sehat, yaitu dari 36% pada pretest menjadi 84% pada posttest, disertai antusiasme tinggi dalam sesi praktik dan kompetisi. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi teori dan praktik kuliner dalam konteks pemberdayaan komunitas efektif untuk meningkatkan literasi gizi, kemampuan memasak, serta kolaborasi keluarga dalam menyiapkan makanan sehat. Secara praktis, model pelatihan ini berkontribusi sebagai strategi edukasi yang dapat direplikasi pada komunitas lain untuk mendukung perilaku makan sehat dan peningkatan kualitas kesehatan keluarga.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Bawa Mulyono Hadi, Mahmudi, Tjhing Man Lie

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









