Peningkatan Hasil Belajar Melalui Penggunaan LKPD Berbasis Pembelajaran Mendalam pada Siswa Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.51178/jesa.v7i4.2750Keywords:
Hasil Belajar, LKPD Berbasis Pembelajaran Mendalam (Deep Learning), Penelitian Tindakan Kelas, Siswa Sekolah Dasar, Fase AAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa Sekolah Dasar melalui penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Pembelajaran Mendalam (Deep Learning). Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dirancang dalam dua siklus berkesinambungan, di mana setiap siklus meliputi empat tahapan utama: perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan (observasi), dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2025/2026 di UPT SPF SDN 104230 Tanjung Sari, Kecamatan Batang Kuis. Subjek penelitian mencakup seluruh siswa Kelas 1 SD Fase A yang berjumlah 27 orang, terdiri dari 17 siswa perempuan dan 10 siswa laki-laki. Data penelitian dikumpulkan melalui tes hasil belajar (kognitif), lembar observasi aktivitas belajar siswa dan keterlaksanaan pembelajaran guru (afektif & psikomotorik), serta dokumentasi proses pembelajaran. Teknik analisis data yang digunakan mencakup analisis kuantitatif deskriptif untuk mengukur persentase ketuntasan belajar klasikal dan analisis kualitatif deskriptif untuk mengevaluasi dinamika keaktifan siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa yang sangat signifikan pada setiap siklusnya. Pada kondisi pra-siklus, hanya 8 dari 27 siswa (29,63%) yang berhasil mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP ≥ 70) dengan nilai rata-rata kelas sebesar 56,30. Setelah diterapkannya LKPD berbasis Pembelajaran Mendalam pada Siklus I, jumlah siswa yang tuntas meningkat menjadi 16 orang (59,26%) dengan rata-rata nilai kelas mencapai 68,15. Pada Siklus II, dilakukan penyempurnaan media LKPD interaktif berbasis stimulasi visual konkret, pertanyaan pemantik High-Order Thinking Skills (HOTS) yang disesuaikan untuk Fase A, serta strategi bimbingan kelompok terbimbing (scaffolding). Hasilnya, ketuntasan belajar klasikal melonjak tajam mencapai 24 siswa (88,89%) dengan rata-rata nilai kelas mencapai 82,22, sehingga berhasil melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan (≥ 85%). Selain peningkatan aspek kognitif, penggunaan LKPD berbasis pembelajaran mendalam juga terbukti secara nyata meningkatkan motivasi, pemahaman konsep yang bermakna, keterampilan berpikir kritis-kreatif, serta keterlibatan aktif siswa dalam berkolaborasi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan LKPD berbasis Pembelajaran Mendalam terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa Kelas 1 SD Fase A di UPT SPF SDN 104230 Tanjung Sari.


