Peran Guru dalam Menanamkan Nilai-Nilai Multikultural di Kelas untuk Meningkatkan Toleransi Siswa
DOI:
https://doi.org/10.51178/invention.v7i2.3600Keywords:
Peran Guru, Pendidikan Multikultural, Toleransi SiswaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan multikultural untuk meningkatkan toleransi siswa di SMP 7 Muhammadiyah Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara kepada guru yang juga menjabat sebagai wakil kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menanamkan nilai multikultural melalui pembelajaran kelompok, diskusi kelas, pembiasaan menghargai pendapat, serta penyelesaian konflik secara dialogis. Melalui kegiatan tersebut, siswa belajar menerima perbedaan, bekerja sama, serta menghargai pendapat orang lain. Selain itu, kondisi keberagaman suku dan budaya di sekolah berjalan harmonis tanpa konflik yang berarti. Konflik yang muncul lebih bersifat situasional, seperti persaingan antar tingkat kelas, yang diselesaikan dengan menanamkan nilai kesetaraan dan sportivitas. Tantangan dalam penerapan pendidikan multikultural adalah adanya siswa yang memiliki ego tinggi dan sulit menerima pendapat orang lain. Namun, melalui pembinaan dan arahan guru secara berkelanjutan, sikap tersebut dapat diminimalkan. Dengan demikian, peran guru sangat penting dalam menciptakan suasana pembelajaran yang inklusif, demokratis, dan toleran sehingga nilai-nilai pendidikan multikultural dapat berkembang dengan baik di lingkungan sekolah.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fauzia Ramadhadi, Hapni Hasibuan, Rizka Aldini, Ahmad Riyadi Siregar, Nurmarito Rambe

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









