Analisis Kritis Relativisme Moral dan Sekularisme dalam Pembentukan Aqidah Akhlak Mahasiswa PAI di Era Post-Truth
DOI:
https://doi.org/10.51178/invention.v6i3.3179Keywords:
Relativisme moral, Sekularisme, Aqidah Akhlak, PAI, Post-TruthAbstract
Perkembangan globalisasi, kemajuan teknologi digital, serta perubahan pola komunikasi sosial telah membawa implikasi serius terhadap konstruksi nilai, moralitas, dan pemahaman keagamaan generasi muda. Dalam konteks pendidikan Islam, khususnya pada mahasiswa Pendidikan Agama Islam (PAI), fenomena tersebut menghadirkan tantangan ideologis yang bersifat struktural dan epistemologis. Relativisme moral dan sekularisme filosofis muncul sebagai dua arus pemikiran dominan yang berpotensi melemahkan keyakinan terhadap kebenaran moral yang bersifat absolut dalam Islam. Kedua arus tersebut semakin menguat dalam era post-truth, yaitu kondisi sosial ketika emosi, opini personal, dan kepentingan ideologis lebih berpengaruh daripada fakta objektif dan rasionalitas ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis pengaruh relativisme moral dan sekularisme filosofis terhadap pembentukan aqidah akhlak mahasiswa PAI di era post-truth. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka (library research) terhadap literatur filsafat pendidikan Islam, etika Islam, dan studi kontemporer mengenai post-truth. Hasil kajian menunjukkan bahwa konvergensi relativisme moral, sekularisme filosofis, dan post-truth menimbulkan krisis epistemologis dan aksiologis pada mahasiswa PAI, yang berdampak pada fragmentasi antara keyakinan aqidah dan praktik akhlak. Oleh karena itu, diperlukan strategi penguatan aqidah akhlak melalui integrasi nilai Haq dan ‘Adl dalam kurikulum PAI, penguatan literasi kritis digital, serta revitalisasi peran dosen sebagai teladan moral dan spiritual.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Aswan Daulay, Febi Ayunda Sari, Ilham Fadhillah Sitorus, Aprilia Annisa Manurung, Siti Aisyah Samosir

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









