Pengembangan Modul Ajar Berbasis Entrepreneurship Project Based Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Bernalar Kritis dan Kreatif Siswa di SMKN 1 Kwanyar Bangkalan
DOI:
https://doi.org/10.51178/ce.v6i3.3419Keywords:
EPjBL, IPAS, Berpikir Kritis, Berpikir Kreatif, SMKAbstract
Sistem pendidikan Indonesia masih didominasi oleh pendekatan konvensional yang berpusat pada guru, sehingga membatasi kemampuan siswa untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kreatif. Kondisi ini bertentangan dengan tuntutan abad ke-21 yang menekankan pemikiran tingkat tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengkaji efektivitas modul pembelajaran berbasis Pembelajaran Berbasis Proyek Kewirausahaan (EPjBL) pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPAS) di SMKN 1 Kwanyar, khususnya pada materi Makhluk Hidup dan Lingkungannya. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Modul yang dikembangkan dinyatakan sangat valid berdasarkan hasil validasi ahli dengan skor rata-rata 4,00 dan kelayakan sebesar 87,35%. Kepraktisan modul terlihat dari keterlaksanaan pembelajaran sebesar 96,04% dan respon siswa sebesar 84,57%, yang menunjukkan keterlibatan aktif siswa dalam seluruh proses pembelajaran. Efektivitas modul ditunjukkan melalui peningkatan hasil belajar siswa, dengan rata-rata nilai n-gain sebesar 0,58 (kategori sedang) dan perbedaan signifikan antara hasil pre-test dan post-test (p < 0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa modul ajar berbasis EPjBL efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa. Modul ini relevan diterapkan di SMK karena mendukung pembelajaran kontekstual yang terhubung dengan dunia kerja serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan siswa.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Mulimmah, Nuril Huda, Sucipto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.














