Analisi Kesalahan Newman dalam Menyelesaikan Masalah Kontekstual Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV)

Authors

  • Gani Ahmad Riandi Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Amal Bhakti, Indonesia
  • M Faiz Mubarok Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Amal Bhakti, Indonesia
  • Nurul Indah Putri Lubis Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Amal Bhakti, Indonesia
  • Ainul Marhamah Hasibuan Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Amal Bhakti, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51178/jerh.v4i2.2969

Keywords:

Analisis Kesalahan, Prosedur Newman, Soal Cerita, SPLDV, Masalah Kontekstual

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal cerita Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) berdasarkan prosedur Newman. Masalah kontekstual sering kali menjadi hambatan utama bagi siswa karena memerlukan kemampuan translasi dari bahasa verbal ke bahasa matematika. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Instrumen penelitian meliputi tes diagnostik soal cerita SPLDV dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan dominan terjadi pada tahap transformasi dan keterampilan proses. Kesalahan pada tahap transformasi disebabkan oleh ketidakmampuan siswa menentukan model matematika yang tepat, sedangkan kesalahan keterampilan proses terjadi karena kekeliruan dalam melakukan operasi eliminasi atau substitusi. Simpulan dari penelitian ini adalah rendahnya pemahaman konsep prasyarat dan kurangnya ketelitian menjadi faktor utama kegagalan siswa. Hasil ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pendidik untuk merancang strategi pembelajaran yang lebih menekankan pada penguatan literasi numerasi dan pemecahan masalah kontekstual.

Downloads

Published

2026-07-05

How to Cite

Riandi, G. A., Mubarok, M. F., Lubis, N. I. P., & Hasibuan, A. M. (2026). Analisi Kesalahan Newman dalam Menyelesaikan Masalah Kontekstual Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). Journal of Educational Research and Humaniora (JERH), 4(2), 82–86. https://doi.org/10.51178/jerh.v4i2.2969

Issue

Section

Articles