Pengaruh Jogging terhadap Stres dan Kualitas Tidur pada Remaja Tingkat Akhir di SMAN 1 Kebomas
DOI:
https://doi.org/10.51178/jsr.v7i1.3503Keywords:
Remaja, Jogging, Kualitas Tidur, StresAbstract
Stres dan gangguan tidur merupakan masalah yang umum dialami oleh remaja tingkat akhir akibat tuntutan akademik, aktivitas sosial, dan perubahan psikologis. Kondisi tersebut dapat memengaruhi kesehatan fisik dan mental apabila tidak ditangani dengan baik. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk mengurangi stres adalah jogging. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jogging terhadap tingkat stres dan kualitas tidur pada remaja tingkat akhir. Penelitian ini menggunakan desain Pre-Experimental dengan pendekatan One Group Pretest–Posttest Design menggunakan teknik Simple Random Sampling yang melibatkan 60 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tingkat stres sebelum intervensi sebesar 13,9333 dan menurun menjadi 9,5000 setelah intervensi. Rata-rata skor kualitas tidur sebelum intervensi sebesar 21,7333 dan membaik menjadi 18,7167 setelah intervensi. Hasil uji paired t-test menunjukkan nilai signifikansi < 0,05 yang berarti terdapat pengaruh jogging terhadap penurunan tingkat stres dan peningkatan kualitas tidur pada remaja tingkat akhir. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa jogging efektif sebagai intervensi nonfarmakologis dalam membantu menurunkan stres dan meningkatkan kualitas tidur pada remaja tingkat akhir. Aktivitas jogging yang dilakukan secara rutin dapat membantu meningkatkan kesehatan fisik dan psikologis remaja.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ilkha Malia, Riski Dwi Prameswari , Roihatul Zahroh

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












