Persepsi Mahasiswa Terhadap Penggunaan TikTok untuk Belajar Bahasa Inggris
DOI:
https://doi.org/10.51178/jsr.v7i001.3259Keywords:
Persepsi, Tiktok, Belajar Bahasa InggrisAbstract
Penelitian ini mengeksplorasi persepsi mahasiswa terhadap penggunaan TikTok sebagai alat untuk belajar bahasa Inggris. Dengan pertumbuhan pesat media sosial, TikTok telah menjadi salah satu platform paling populer di kalangan pelajar muda. Platform ini menawarkan video pendek yang menarik dan kreatif yang dapat mendukung pembelajaran bahasa melalui konten autentik dan interaksi yang bersifat partisipatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana mahasiswa memandang manfaat, tantangan, dan efektivitas TikTok dalam meningkatkan keterampilan bahasa Inggris mereka. Instrumen penelitian mengukur tiga dimensi persepsi: kegunaan, motivasi, dan tantangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki persepsi positif terhadap penggunaan TikTok dalam pembelajaran bahasa Inggris. mahasiswa menilai TikTok efektif dalam meningkatkan keterampilan menyimak, pengucapan, dan kosakata melalui paparan terhadap konten bahasa Inggris autentik. Selain itu, platform ini meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri mereka untuk menggunakan bahasa Inggris dalam konteks informal. Namun, distraksi dan konten yang kurang dapat dipercaya diidentifikasi sebagai tantangan umum. Kesimpulannya, TikTok dipersepsikan sebagai alat yang menarik dan mendukung pembelajaran bahasa Inggris, terutama ketika digunakan secara terarah dan kritis. TikTok sebaiknya menjadi pelengkap, bukan pengganti, pembelajaran terstruktur di kelas. Penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dan integrasi pedagogisnya dalam pengajaran bahasa Inggris.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Norliani, Hidya Maulida

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












