Integrasi Sumber Daya Lokal dalam Pembelajaran Seni untuk Meningkatkan Kreativitas dan Identitas Kultural Peserta Didik
DOI:
https://doi.org/10.51178/jsr.v7i001.3258Keywords:
Budaya Lokal, Kreativitas, Identitas Kultural, Pembelajaran SeniAbstract
Penelitian ini menganalisis efektivitas integrasi budaya lokal; tari, teater, musik, motif visual, dan ritual dalam pembelajaran seni untuk meningkatkan kreativitas dan identitas kultural peserta didik di Kalimantan Selatan. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dihimpun melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan analisis karya siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya lokal berfungsi sebagai domain familiarity yang memudahkan peserta didik memasuki proses kreatif karena mereka berinteraksi dengan simbol yang akrab secara emosional dan sosial. Eksplorasi motif Sasirangan, gerak Baksa Kembang, ritme Panting, dan ritual Manyanggar mendorong terciptanya karya orisinal serta memperkuat rasa bangga dan pemahaman siswa terhadap budaya Banjar. Model ini juga menggeser pola belajar dari imitasi menuju kreativitas mandiri serta meningkatkan literasi dan kecerdasan sosial. Meski beberapa tantangan ditemukan, penelitian menegaskan bahwa budaya lokal merupakan fondasi penting bagi pembelajaran seni yang berkelanjutan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Edi Sutardi, Rahmani, Rari Salsabila

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












