Kelayakan Instrumen Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Berbasis Kontekstual untuk Siswa SMP Ditinjau dari Rasch Model

Authors

  • Aminah Ekawati Universitas PGRI Kalimantan, Indonesia
  • Isna Wardiah Politeknik Negeri Banjarmasin, Indonesia
  • Dina Huriaty Universitas PGRI Kalimantan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51178/jsr.v7i001.3242

Keywords:

Pemecahan Masalah Matematika, Instrumen Berbasis Kontekstual, Model Rasch, Validitas Dan Reliabilitas, Penilaian Pembelajaran SMP

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran matematika dan menjadi salah satu fokus utama Kurikulum Merdeka. Namun, instrumen yang digunakan untuk menilai kemampuan tersebut masih didominasi oleh soal prosedural dan kurang mencerminkan konteks autentik kehidupan siswa, sehingga pengukuran menjadi kurang akurat. Penelitian ini bertujuan menilai kelayakan instrumen kemampuan pemecahan masalah matematika berbasis kontekstual untuk siswa SMP menggunakan Model Rasch. Instrumen terdiri dari empat soal uraian pada materi perbandingan, bilangan bulat, pecahan, dan aritmetika sosial yang dikembangkan berdasarkan level kognitif C3 dan C4. Proses validasi dilakukan melalui penilaian ahli terhadap aspek isi, teknis, dan bahasa, kemudian diuji empiris pada 60 siswa kelas VIII SMP menggunakan analisis Rasch melalui RStudio. Hasil validasi menunjukkan seluruh butir memenuhi kriteria I-CVI dan koefisien kappa, meskipun satu butir direvisi sesuai masukan ahli. Hasil analisis Rasch menunjukkan nilai Infit dan Outfit MNSQ berada dalam rentang 0,5–1,5, yang mengindikasikan validitas empiris yang baik. Reliabilitas Cronbach’s Alpha sebesar 0,709, WLE reliability 0,678, dan EAP reliability 0,772 menunjukkan konsistensi pengukuran yang memadai. Asumsi unidimensionalitas terpenuhi berdasarkan nilai eigenvalue PCAR (< 3), dan parameter kesulitan menunjukkan variasi logit yang proporsional dari mudah hingga relatif sulit. Instrumen juga memiliki kualitas targeting yang baik, ditunjukkan oleh kesesuaian distribusi kemampuan siswa dengan tingkat kesulitan butir. Dengan demikian, instrumen ini layak digunakan untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah matematika berbasis kontekstual pada siswa SMP.

Downloads

Published

2026-02-02