Integrasi Kompetensi Interkultural Digital dalam Pembelajaran Matematika di Era Digital Global
DOI:
https://doi.org/10.51178/jsr.v7i001.3238Keywords:
Kompetensi Interkultural Digital, Pembelajaran Matematika, Teknologi Digital, Kolaborasi Lintas Budaya, Kewarganegaraan GlobalAbstract
Perkembangan teknologi digital mengubah cara siswa belajar dan berinteraksi, serta membuka peluang integrasi perspektif lintas budaya dalam pembelajaran matematika. Hal ini menuntut kompetensi interkultural digital (DIC) sebagai kemampuan utama yang memungkinkan siswa berkolaborasi secara efektif pada lingkungan belajar yang global. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan kerangka konseptual mengenai peran DIC dalam pembelajaran matematika berbasis teknologi melalui studi literatur dan analisis teoritis. Hasil kajian menunjukkan bahwa terdapat lima unsur utama yaitu pengetahuan budaya, keterampilan komunikasi lintas budaya, adaptasi teknologi, fleksibilitas, dan kemampuan membangun hubungan lintas budaya yang berinteraksi secara komplementer dalam mendukung kolaborasi lintas budaya pada konteks pembelajaran matematika. Kolaborasi yang difasilitasi oleh teknologi digital tidak hanya memperkaya pemahaman konsep matematika siswa tetapi juga mengarahkan siswa pada pengembangan kewarganegaraan global yang terkait dengan keterlibatan siswa dalam menyelesaikan masalah dunia nyata berbasis data. DIC merupakan komponen penting dalam merancang pembelajaran matematika masa kini, serta menawarkan arah untuk penelitian lebih lanjut terkait pengembangan instrumen, model pedagogis, dan strategi implementasi DIC yang lebih sistematis dalam pembelajaran matematika.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pardomuan Nauli Josip Mario Sinambela, Nelli Kh. Savelyeva

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












