Local Culture-Driven Character Education for Empowering Pancasila Students Profile in Senior High Schools
DOI:
https://doi.org/10.51178/jsr.v7i1.3226Keywords:
Budaya Lokal, Pendidikan Karakter, Pelajar Pancasila, Penguatan KarakterAbstract
Salah satu hal yang membedakan kurikulum merdeka belajar dengan kurikulum sebelumnya adalah adanya kegiatan berbasis proyek, yang bernama Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Penguatan profil pelajar Pancasila saat ini penting dilakukan untuk mempertahankan nilai-nilai kearifan lokal. Hal yang menjadi daya tarik penelitian ini karena di Yogyakarta sudah terdapat aturan untuk mengintegrasikan budaya dalam pendidikan, bahkan sudah ada peraturan daerah tentang pendidikan Pancasila dan wawasan kebangsaan sebelum ada kebijakan implementasi kurikulum merdeka. Sehingga penelitian ini berupaya mengulas implementasi pendidikan berbasis budaya lokal sebagai sarana pendidikan karakter untuk mewujudkan profil pelajar Pancasila. Jenis penelitiannya kualitatif naratif dengan pendekatan fenomenologi dari empat lokasi penelitian. Hasil temuan penelitiannya adalah pelaksanaan pendidikan karakter berbasis budaya lokal di Daerah Istimewa Yogyakarta sudah dinauingi oleh berbagai peraturan daerah yang relevan, pelaksanaanya sudah menjadi kegiatan yang terprogram dan pembiasaan. Setelah adanya kebijakan IKM (Implementasi Kurikulum Merdeka) dengan P5 (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila), sekolah hanya menyesuaikan secara administrasi kependidikannya saja, karena secara isi dan teknisnya banyak sekali kemiripan. Pada saat pelaksanaan penelitian, meskipun dari sekolah menyatakan bahwa IKM P5 baru dilaksanakan (secara administratif) di sebagian kelas maupun jenjang pendidikan, namun secara substansi sudah dilaksanakan oleh seluruh warga sekolah melalui berbagai program pendidikan karakter. Hanya saja yang masih menjadi kendala dalam hal administrasi, persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan rencana tindak lanjutnya terletak pada sarana dan prasarananya saja. Bukan terletak pada sumber daya manusianya, karena sekolah sudah sangat siap menerapkan program tersebut, tinggal penyesuaian yang bersifat teknis.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dwi Riyanti, Danang Prasetyo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












