Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Literasi Membaca bagi Generasi Muda pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar Kabupaten Sragen
DOI:
https://doi.org/10.51178/jsr.v6i3.3127Keywords:
Kurikulum Merdeka, Literasi Membaca, Bahasa Indonesia, Sekolah DasarAbstract
Artikel ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka dalam penguatan literasi membaca siswa sekolah dasar pada pembelajaran Bahasa Indonesia di Kabupaten Sragen. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya capaian literasi membaca siswa sekolah dasar serta tuntutan Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran berdiferensiasi dan berpusat pada peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas guru kelas rendah dan tinggi, kepala sekolah, serta siswa sekolah dasar. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka dalam literasi membaca dilakukan melalui pembelajaran berdiferensiasi, pemanfaatan modul ajar, penguatan budaya membaca melalui pojok baca, serta integrasi kegiatan literasi dalam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Kendala utama yang ditemukan meliputi keterbatasan sarana literasi, perbedaan kemampuan membaca siswa, dan belum optimalnya pemahaman guru terhadap Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menegaskan bahwa Kurikulum Merdeka berkontribusi positif terhadap peningkatan literasi membaca siswa sekolah dasar apabila didukung oleh kompetensi guru dan sarana pembelajaran yang memadai.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rena Prihatna Gumilar, Lailia Arditya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












