Implementasi Penggunaan Media Word Wall dalam Proses Pembelajaran Ilmu Tajwid di TPQ Fayzathul Athfal Al Ma'arif Sarampu

Authors

  • Hasmila Hasmila Universitas Kh Abdul Chalim Mojokerto, Indonesia
  • Imam Syafi’i Universitas Kh Abdul Chalim Mojokerto, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51178/cjerss.v4i4.1799

Keywords:

Media Word Wall, Ilmu Tajwid, TPQ

Abstract

Keberadaan TKA/TKQ dan TPA/TPQ mempunyai potensi dan pengaruh yang sangat besar dalam pertumbuhan pendidikan keagamaan, karena TKQ dan TPQ berperan besar dalam membangun akhlak dan moral calon generasi penerus bangsa yang berjiwa qur’ani dengan dengan berbagai usaha. Salah satu usaha yang dilakukan adalah membuat sebuah media pembelajaran. Media yang dapat digunakan untuk membantu pemahaman peserta didik terhadap ilmu tajwid adalah media Word Wall. Word Wall atau Dinding Kata merupakan kumpulan kosakata yang terorganisir secara sistematis yang ditampilkan dengan menggunakan huruf yang besar dan ditempelkan pada dinding suatu ruang belajar. Oleh karena itu peneliti merumuskan masalah penelitian 1) Bagaimana Proses belajar mengajar di TPQ? 2) Bagaimana implementasi penggunaan media word wall dalam proses pembelajaran ilmu tajiwd? Adakah kekurangan dan kelebihan pada media ini dalam proses implementasi media word wall di TPQ Fayzathul Athfal Al Ma'arif Sarampu? Jenis penelitian yang yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan metode Miles dan Hubermen yaitu dengan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Dari hasil penelitian dan data yang didapatkan dari proses pembelajaran di TPQ Fayzatul Athfal setiap hari diadakan proses belajar mengajar kecuali malam minggu dan malam Jumat. Di TPQ Fayzatul Atfhal ini bukan hanya fokus dalam pembelajaran baca tulis quran tapi juga tentang keimanan. Media word ini dapat meningkatkan keaktifan belajar santri dan pada kegiatan kelompok belajar. Media ini dapat digunakan untuk bermain sambil belajar oleh santriwan dan santriwati, sehingga para santri dan santriwati masih fokus dengan apa yang disampaikan oleh ustad dan ustadzah. Kelebihan media ini ada media ini cocok untuk santriwan dan santriwati, yang selama ini apatis dalam proses belajar, dan lebih aktif, selain itu mempermudah menyampaiakan informasi kepada santriwan dan santriwati.dan adapun Kekurangan media ini adalah santriwan dan santriwati akan sulit memahami jika ustad dan ustdzah tidak memahami materi yang aka diajarkan, dan apabila ada kartu kata yang hilang maka akan menyulitkan proses belajar mngajar serta media ini bisa cepat rusak bila tidak diperhatikan oleh santri dan ustadz.

Downloads

Published

2024-03-22

Issue

Section

Articles