Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Menstruasi Hygiene Remaja Putri Di Desa Burni Bius Kecamatan Silih Nara Kabupaten Aceh Tengah Tahun 2022

Authors

  • Laora Apriliana, Agustina, Putri Ariscasari Universitas Muhammadiyah Aceh

DOI:

https://doi.org/10.51178/jhms.v2i1.975

Keywords:

Perilaku Menstruasi Hygiene, Pengetahuan, Sumber Informasi

Abstract

Menstruasi hygiene merupakan komponen hygiene perorangan berupa tindakan untuk memelihara kesehatan dan kebersihan alat reproduksi pada saat menstruasi. Penerapan menstruasi hygiene yang buruk pada remaja dapat berdampak terhadap kesehatan seperti ISR bahkan kemandulan. Dari data Puskesmas Silih Nara Penyakit ISR paling banyak di derita oleh remaja di Desa Burni Bius. Hasil survei pendahuluan remaja putri di Desa Burni Bius mengatakan hanya mengganti pembalut 2 kali dalam sehari, beberapa dari remaja putri juga mengatakan masih menggunakan kain sebagai ganti pembalut pada saat menstruasi, remaja putri juga yang mengatakan masih kurangnya pemahaman mengenai bagaimana cara mereka menjaga kebersihan organ genetalia eksternanya selama mestruasi. Dari hasil wawancara awal didapatkan juga bahwa remaja putri di Desa Burni Bius mengeluhkan gejala infeksi saluran reproduksi seperti, iritasi, gatal- gatal, keputihan yang banyak dan rasa perih. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor- faktor apa saja yang berhubungan dengan perilaku menstruasi hygiene remaja putri di Desa Burni Bius Kecamatan Silih Nara Kabupaten Aceh Tengah tahun 2022. Desain penelitian ini dalam bentuk bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh remaja putri yang berusia 16-18 tahun di Desa Burni Bius Kecamatan Silih Nara Kabupaten Aceh Tengah sebanyak 92 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah total populasi. Pengumpulan data dari tanggal 10-15 Agustus dengan menggunakan kuesioner melalui wawancara. Analisis data menggunakan uji Chi-Square program SPSS 21. Hasil penelitian menunjukan bahwa 53,3% responden dengan perilaku menstruasi hygienenya kurang, 58,7% tidak pernah mendapatkan sumber informasi, 13% pengetahuan cukup, 53,3% kebiasaan negatif dan 62% berpengaruh terhadap kebudayaan. Hasil uji chi- square diperoleh bahwa ada hubungan antara sumber informasi p = 0,008, ada hubungan pengetahuan p = 0,035, ada hubungan kebiasaan p = 0,013, dan ada hubungan antara budaya p = 0,004 dengan perilaku menstruasi hygiene

Downloads

Published

2023-02-01

Issue

Section

Articles