Uji Antibakteri Formulasi Sediaan Sabun Cuci Tangan Ekstrak Etanol Daun Anting-Anting (Acalypha Indica L.) Terhadap Bakteri Staphylococcus Aureus

Authors

  • Juni Krisdayanti Gulo, M. Pandapotan Nasution Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah, Medan

Keywords:

Daun Anting-Anting, Antibakteri, Staphylococcus Aureus, Sabun Cuci Tangan

Abstract

Anting-anting (Acalypha indica L.) merupakan salah satu tanaman yang dapat digunakan sebagai jenis gulma. Anting-anting telah digunakan sebagai obat herbal secara turun-temurun yang berkhasiat dalam menyembuhkan berbagai penyakit antara lain mimisan, batuk, disentri, diare, muntah darah dan luka bakar. Dapat juga dimanfaatkan manusia sebagai bahan obat-obatan karena adanya senyawa bioaktif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ekstrak etanol daun anting-anting dapat dibuat dalam bentuk sediaan sabun cuci tangan dan untuk mengetahui apakah sabun cuci tangan ekstrak etanol daun anting-anting mempunyai aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus. Dari hasil penelitian menujukkan bahwa serbuk simplisia dan ekstrak etanol daun anting-anting mengandung senyawa kimia alkaloid, saponin, tannin, flavonoid dan minyak atsiri.  Hasil uji organoleptis sabun cair berbau khas perpanduan daun anting-anting pewangi, berwarna coklat kehitaman berbantuk cair. Hasil uji stabilits dari semua formula stabil. Uji pH berkisar 9,73-10,8. Uji tinggi busa berkisar 50-80 mm. Uji vikositas hasilnya berkisar 825-1330 cpoise. Uji bobot jenis hasilnya berkisar 1,01-1,02. Aktivitas antibakteri pada konsentrasi 5%, 10%, 15% dan kontrol positif mempunyai daya hambat 16,0 mm, 17,7 mm, 17,8 mm dan 20,0 terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Kesimpulan sediaan sabun cair ekstrak etanol daun anting-anting (Acalypha indica L.) memiliki aktivitas antibakteri Staphylococcus aureus serta memiliki mutu fisik yang baik.

Downloads

Published

2022-04-12

Issue

Section

Articles