Evaluasi Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Zakat Berdasarkan Good Governance pada Baznas Kabupaten Langkat
DOI:
https://doi.org/10.51178/jpspr.v6i2.3695Keywords:
Good Governance, Transparansi, Akuntabilitas, BAZNAS Kabupaten Langkat, PSAK 109/409, SIMBAAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan prinsip transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) berdasarkan standar Good Governance pada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Langkat. Keberadaan kesenjangan antara besarnya potensi zakat di Kabupaten Langkat dan realisasi pengumpulannya menjadi latar belakang pentingnya pembuktian tata kelola lembaga demi membangun kepercayaan publik (public trust). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-evaluatif. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam (in-depth interview) dengan pimpinan, amil, muzakki, dan mustahik, serta observasi lapangan. Data sekunder dihimpun dari laporan keuangan, dokumen pencatatan SIMBA, dan regulasi terkait. Keabsahan data diuji melalui trianggulasi sumber dan teknik, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BAZNAS Kabupaten Langkat telah menerapkan akuntabilitas administratif internal dan kepatuhan syariah yang baik. Pencatatan keuangan telah mengadopsi Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SIMBA) dan berpedoman pada PSAK 109/409 melalui pemisahan dana zakat, infak/sedekah, dan amil. Namun, penerapan transparansi publik dan akuntabilitas eksternal masih menghadapi beberapa keterbatasan. Pelaporan keuangan masih bersifat pasif-vertikal kepada pimpinan hierarkis, sementara publikasi proaktif kepada masyarakat melalui media digital/situs web resmi belum optimal. Selain itu, penyusunan Catatan atas Laporan Keuangan (CALK) yang mendalam dan pelaksanaan audit eksternal oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) masih mengalami kendala keterlambatan periodik akibat terbatasnya SDM ahli akuntansi syariah dan infrastruktur IT. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan kapasitas SDM, optimalisasi komunikasi digital, serta percepatan audit publik menjadi kunci utama bagi BAZNAS Kabupaten Langkat untuk mentransformasi penyaluran zakat tradisional menjadi zakat institusional yang akuntabel.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sri Wahyuni, Yuliani, Novitra, Muya Rezki

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






